1. BARITO KUALA
  2. RAGAM

Kisah Datuk Khayyan, Pahlawan asal Banten yang Gugur di Barito Kuala

Nama tersebut digunakan untuk mengindari sweeping serdadu Belanda.

Datuk Khayyan pahlawan asal Barito Kuala (bubuhanbanjar.files.wordpress.com). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Albert Randy | Sabtu, 11 Februari 2017 09:45

Baritokuala.otonomi.co.id - Datuk Khayyan, pahlawan asal Banten ini memiliki nama asli Syekh Abdurrahman Siddik. Nama tersebut digunakan untuk mengindari sweeping serdadu Belanda.

Serdadu Belanda awalnya merasa murka terhadap Datuk Khayyan, karena ulama besar Alalak ini merupakan sosok pejuang yang senang membela kebenaran.

Dilansir dari baritokualakab.go.id, dia dikisahkan pernah merantau ke sejumlah daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, sampai menetap di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.

Di Kalimantan Barat, Datuk Khayan diberi gelar Sayid Abdurrahman Assegaf Al Bukhayyan. Di kecamatan itulah (sekitar abad ke-17) terjadi pertempuran antara pejuang pribumi dan Belanda di perairan Sungai Barito.

Dikisahkan, Datuk Khayyan yang melihat perjuangan rakyat turut membantu. Dia tidak sampai hati menyaksikan tentara Belanda menguasai Sungai Barito. Karena keberaniannya melawan Belanda di perairan Sungai Barito lah, Datuk Khayan mendapat gelar Darrun Khayyan. Menurut bahasa Dayak, Darrun berarti panglima, sedangkan Khayyan adalah nama sub Suku Dayak.

Selain berjuang, Datuk Khayyan dikenal pula sebagai ulama Tasauf yang mempunyai banyak murid. Datuk Khayyan mempunyai tiga istri. Adapun istri pertama bernama Zamrud asal Kota Martapura.

Zamrud dikarunia 5 orang anak. Sedangkan istri kedua, Syarifah Radiah asal Nagara Hulu Sungai Selatan. Syarifah Radiah dikarunia 3 orang anak. Istri ketiga bernama Siti Sajanah. Dari pernikahannya dengan istri ketiga ini, Datuk Khayyan tidak dikarunia keturunan.

Datuk Khayyan meninggal dunia pada 1850 di usia 150 tahun, tepatnya 10 Rabiulawal, 153 tahun yang lalu. Datuk Khayyan dimakamkan di kediaman Alalak yang belakangan ramai dikunjungi orang.

PILIHAN EDITOR

(AR/AR)
  1. Kabupaten Barito Kuala
  2. Kalimantan Selatan
KOMENTAR ANDA